Biasanya untuk mengakali penggunaan bahan bakar kendaraan, pemilik mobil yang menggunakan alat penghemat bahan bakar agar konsumsinya lebih irit. Sedangkan cara kedua pemasangannya memutuskan saluran bahan bakar lalu mengalihkan bahan bakar agar masuk dan melewati alat penghemat bahan bakar. Cairan aditif ini umumnya mengandung bahan kimia yang menghasilkan unsur logam yang berefek kurang baik pada saluran bahan bakar dan ruang bakar. Oleh karena itu jika akan menggunakan cairan aditif bahan bakar sebaiknya menggunakan yang tidak menghasilkan unsur logam agar tidak merusak mesin mobil. Belakangan ini banyak muncul pilihan cairan aditif dipasaran.
Source: Jawa Pos April 11, 2020 15:18 UTC