PBB menilai Taliban tidak menunjukkan iktikad baik perdamaian. REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Para pakar PBB mengumumkan laporan baru tentang kekerasan Taliban yang masih berlangsung hingga 2021. Menurut PBB, pemberontak Taliban tidak menunjukkan tanda-tanda pengurangan tingkat kekerasan di Afghanistan guna memfasilitasi negosiasi damai dengan pemerintah. PBB menilai, Taliban justru berusaha memperkuat posisi militer mereka sebagai pengungkit yang dilihat dengan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 2020 kemudian berlanjut hingga 2021. Panel ahli PBB mengatakan, Taliban dilaporkan bertanggung jawab atas sebagian besar pembunuhan yang telah menjadi ciri kekerasan di Afghanistan.
Source: Republika June 05, 2021 08:48 UTC