REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perencana keuangan Prita Ghozie mengatakan pandemi Covid-19 mengubah perilaku masyarakat dalam menentukan instrumen investasi. Dia menyebut, masyarakat saat ini, juga menghindari instrumen investasi yang memiliki risiko gagal bayar. Untuk itu, instrumen investasi yang likuid dan bisa ditentukan jangka waktu pencairannya menjadi pilihan yang dicari. Tak hanya itu, kemudahan dalam berinvestasi seperti dana investasi yang terjangkau dan bisa diakses secara digital juga banyak digemari masyarakat saat ini. "Apalagi sudah terjangkau bisa diikuti nominal Rp 1 juta, bisa beli SBN ritel, bebas tipu-tipu dan ini dikeluarkan negara dan dijamin negara itu fitur pembedanya," ujarnya.
Source: Republika June 11, 2020 12:03 UTC