"Malaysia lebih banyak dari Singapura jurnal ilmiahnya, karena dosennya lebih banyak. Menurutnya, selama ini para dosen malas untuk melakukan penelitian, dan mereka lebih banyak mau mengajar saja. Simak pula : Ahok Kalah Pilkada DKI, Ini Harapan Masyarakat Bangka BelitungTerutama, kata dia, penelitian di bidang kesehatan yang perlu harusmelakukan invasi. Wakil Dekan Bidang Akademik, Penelitian dan Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Pratiwi Sudarmono mengatakan peneliti merupakan nyawa suatu negara. "Dosen sekarang sudah diwajibkan untuk melakukan penelitian dan membuat jurnal ilmiah baik nasional maupun yang internasional," ujarnya.
Source: Koran Tempo April 21, 2017 01:07 UTC