Sehingga bisa berpengaruh pada gerak Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ).Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan rencana memberlakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Jakarta menimbulkan kecemasan pelaku pasar. "Hal ini menjadi sentimen negatif yang menyebabkan pasar terkoreksi di dua hari terakhir perdagangan saham di Desember 2020," kata Hans.Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) penutupan akhir tahun, Rabu, 30 Desember 2020 ditutup melemah di level 5.979,07 (-0,94 persen). Pergerakan didorong oleh sektor infrastruktur (-2,49 persen), dan industri dasar (-2,02 persen).Pergerakan melemah diakibatkan adanya aksi profit taking jelang libur tahun baru. "IHSG diprediksi melemah dengan resistance 6.035-6,091 dan support 5.905-5.942. Selain itu, ada kekhawatiran akan semakin tingginya lonjakan kasus covid-19 pascalibur akhir tahun," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper.
Source: Media Indonesia January 04, 2021 01:57 UTC