Pasca Brexit, Industri Otomotif Inggris Akan Mengalami KemunduranKamis, 22 Juni 2017 | 09:42 WIBPerdana Menteri Inggris Theresa May (tengah), mencicipi sebungkus keripik saat berkampanye di Mevagissey, Cornwall, Inggris, 2 Mei 2017. REUTERS/Dylan MartinezTEMPO.CO, Jakarta - Society of Motor Manufactures and Traders (SMMT) mengungkapkan industri otomotif Inggris akan mengalami kemunduran secara permanen jika pemerintah Inggris tidak mengamankan kesepakatan transisi dengan Uni Eropa setelah keputusan keluar dari Uni Eropa (Brexit). Namun mengalami perundingan yang sulit dengan Uni Eropa. Sementara itu, Menteri Keuangan Inggris (Chancellor of the Exchequer) Philip Hammond menyatakan dukungannya terhadap rencana kesepakatan transisi dengan Uni Eropa. Baca: Mobil Laku Keras di Inggris Menjelang Brexit“Sebagai bagian dari negosiasi, Inggris sebaiknya mencari akumulasi diagonal agar jumlah impor onderdil dari Uni Eropa sama seperti jumlah impor Inggris dan sebaliknya.
Source: Koran Tempo June 22, 2017 02:49 UTC