Pasien Gagal Ginjal tak Cuci Darah, IDI: Risiko Kematiannya Tinggi - News Summed Up

Pasien Gagal Ginjal tak Cuci Darah, IDI: Risiko Kematiannya Tinggi


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puluhan pasien gagal ginjal dilaporkan tidak bisa melakukan cuci darah setelah kepesertaan mereka dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) diputus secara mendadak. Ketua Dewan Penasihat Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Daeng M Faqih, mengatakan cuci darah merupakan prosedur krusial bagi pasien gagal ginjal. Jika mengalami penundaan dan akhirnya pasien tidak melakukan cuci darah, maka pasien berisiko meninggal dunia. "Kalau kondisi gagal ginjal tidak dicuci darah, tertunda terus, racun-racun itu numpuk di dalam tubuh dan itu yang menyebabkan risiko kematiannya tinggi," kata Daeng saat dihubungi Republika, Kamis (5/2/2026). Namun bagi pasien gagal ginjal, fungsi tersebut terganggu sehingga cuci darah menjadi satu-satunya cara untuk mengeluarkan racun dari tubuh.


Source: Republika February 06, 2026 04:35 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */