REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen pada 2025 menjadi modal penting untuk terus mengejar target yang lebih tinggi ke depan. AHY memandang berbagai ketegangan geopolitik, termasuk konflik bersenjata, berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia. Dalam situasi demikian, kemampuan ekonomi nasional untuk tetap tumbuh positif menjadi sinyal ketahanan yang perlu terus diperkuat. “Tentu kita bersyukur jika ekonomi Indonesia bisa terus tumbuh positif di tengah dinamika geopolitik yang juga tidak mudah,” kata Menko Infrastruktur di Jakarta, Kamis (5/2/2026). Infrastruktur diarahkan menjangkau wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T), serta kawasan perbatasan guna mencegah ketimpangan semakin melebar.
Source: Republika February 06, 2026 04:07 UTC