JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) dalam sepekan ke depan diproyeksikan akan melemah. Pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat pada level 5.059,22 atau naik 20,82 poin (0,41 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.037,36. Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, proyeksi pelemahan IHSG didorong oleh berbagai sentimen, baik dari dalam ataupun luar negeri. Baca juga: Akhir Pekan, IHSG Dibuka MenguatSementara itu dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga masih akan menjadi salah satu sentimen utama. Lalu, pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta yang tidak sama persis dengan pemberlakuan PSBB periode pertama mampu mendorong IHSG naik di awal pekan lalu.
Source: Kompas September 20, 2020 06:56 UTC