Sebanyak 39 imigran Vietnam ditemukan mati dalam truk kontainer di dekat LondonREPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Gheorghe Nica (43 tahun), tersangka kasus kematian 39 migran Vietnam yang jasadnya ditemukan di dalam truk kontainer di dekat London, Inggris, tahun lalu, mengaku bersalah atas pelanggaran keimigrasian. Dalam pengakuannya di pengadilan Old Bailey London, Nica, yang berkewarganegaraan ganda Inggris-Romania, menyatakan dirinya melakukan sebuah pelanggaran konspirasi untuk membantu menjalankan proses imigrasi yang tidak sah. Dari hasil otopsi disimpulkan sementara bahwa penyebab kematian 39 korban itu adalah kombinasi antara hipoksia, atau kekurangan oksigen, dan hipertermia, atau peningkatan suhu tubuh, di dalam ruang tertutup. Nica masih dikenai dakwaan atas pembunuhan secara tak langsung terhadap 39 orang, bersama dengan seorang pelaku lain, Eamonn Harrison (23 tahun) dari Irlandia Utara. Kedua pelaku lainnya itu telah menyatakan mereka bersalah atas kematian para migran.
Source: Republika October 07, 2020 16:07 UTC