Meskipun tumbuh negatif atau terkoreksi pada kuartal tiga 2020, pertumbuhan tersebut dipastikan akan lebih membaik dari kuartal sebelumnya. Menurut Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mandey berdasarkan indeks penjualan riil survei Bank Indonesia pada Mei - Agustus 2020 menunjukkan perbaikan. Pada Mei indeks penjualan riil minus 20,6 persen, Juni minus 17,1 persen, Juli minus 12,3 persen dan Agustus minus 10,1 persen. Intinya dari minus 20 persen (Mei 2020) ke minus 10 persen (Agustus 2020) sudah ada kontraksi perbaikan 10 persen. “Saat kuartal III 2002 yaitu saat akhir September 2020 juga masih diprediksi akan tetap minus sehingga negara yang dua kali kuartal minus maka terjadi resesi,” ucapnya.
Source: Republika September 27, 2020 16:40 UTC