Pembaca Sastra Indonesia Hanya 6,2%, Kurikulum Sekolah Harus Dorong Siswa Membaca[JAKARTA] Pembaca sastra cenderung lebih bisa berempati kepada publik luas. Data menunjukkan, mereka yang membaca sastra cenderung lebih ingin terlibat dalam kegiatan sosial dibanding yang tak membaca sastra (65,7 persen versus 48,5 persen). Mereka yang membaca sastra lebih cenderung ingin berderma untuk lingkungannya (86.5 persen versus 67.7 persen). Tapi sayangnya, jumlah pembaca sastra di seluruh Indonesia hanya 6,2 persen saja. Tapi yang penghasilannya hanya di bawah 1 juta sebulan, hanya 3,3 persen yang membaca sastra.
Source: Suara Pembaruan January 11, 2018 04:18 UTC