Rencananya, masjid itu akan dibangun di kawasan Sriwedari, tepatnya di lahan bekas Taman Hiburan Rakyat yang telah dibongkar akhir tahun lalu. "Kami sebenarnya mendukung rencana pembangunan masjid, namun tidak setuju dengan lokasinya," kata Divisi Advokasi DSKS Endro Sudarsono Senin, 28 Januari 2018. Dia khawatir pembangunan masjid itu justru membuat masyarakat, terutama umat Islam, justru terseret pada sengketa lahan tersebut. Simak: Hari-hari Terakhir THR Sriwedari, Pengelola Diskon Tiket MasukBudi menyebut rencana pembangunan masjid sudah melalui tahapan panjang termasuk kajian status tanah. Menurutnya aspek legalitas tanah di lahan Sriwedari sudah tidak ada masalah lagi.
Source: Koran Tempo January 29, 2018 13:52 UTC