Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah Australia menyatakan telah memukimkan kembali lebih dari 900.000 pengungsi dan lainnya sebagai kebutuhan kemanusiaan sejak akhir Perang Dunia II. Australia saat ini memprioritaskan program kemanusiaan untuk pengungsi kepada orang-orang di luar negara asal mereka. Australia menyebut program kemanusiaannya berlanjut termasuk menerima sejumlah pengungsi yang terdaftar dalam UNHCR di Indonesia sebelum 1 Juli 2014. Namun, untuk mengurangi pergerakan pencari suaka ke Indonesia lewat perjalanan berbahaya sekaligus mendorong permukiman kembali di negara-negara suaka pertama, maka Australia tidak akan menerima pengungsi dari Indonesia setelah tanggal tersebut. Namun, Pemerintah Australia menyatakan terus melanjutkan kerja sama secara multilateral dengan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi arus pencari suaka ke wilayah itu, serta menegah perjalanan berbahaya di atas kapal-kapal ilegal.
Source: Suara Pembaruan August 01, 2019 03:22 UTC