Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Hadi Prabowo mengatakan, upacara di tapal batas dilakukan sebagai bentuk hadirnya negara di garis depan. “Jadi kawasan perbatasan bukan merupakan kawasan yang terpinggirkan, tapi telah menjadi prioritas utama dalam pembangunan,” ujarnya di Kantor Kemendagri, Jakarta Senin (14/8). “Pak menteri (Tjahjo kumolo) menginginkan wilayah perbatasan itu dihadiri oleh para pejabat, dalam kerangka bahwa pemerintah Pak Jokowi menaruh, memberikan perhatian yang sangat besar di kawasan perbatasan,” imbuhnya. Hadi menjelaskan, ada sepuluh daerah perbatasan yang menjadi lokasi upacara bendera. Antara lain Kecamatan Sukakarya, Sabang, Kecamatan Bunguran Utara, Natuna, Kecamatan Sajingan Besar, Sanggau, Kecamatan Entikong Sanggau, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, dan Kecamatan Sebatik Utara, Nunukan.
Source: Jawa Pos August 14, 2017 07:18 UTC