REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Adriana Elizabeth mengatakan pemilih rasional akan memilih berdasarkan keberhasilan kepemimpinan terdahulu. Selain rekam jejak kepemimpinan banyak juga pemilih psikologis yang memilih berdasarkan kepribadiaan calon pemimpin dan pemilih yang menimbang berdasarkan kesamaan identitas seperti kesamaan suku, agama dan etnis. "Kalau orang memilih berdasarkan rasionalitas pasti akan memilih berdasarkan visi misi dan keberhasilan di masa lalu," katanya, di Gedung LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (27/10). Adriana mengatakan para pemilih yang berspekulasi ini akan memilih calon pemimpin yang mereka sukai. Tapi di negara-negara modern yang cenderung lebih rasional biasanya, kata Adriana, para calon pemimpin yang berhasil pada kepemimpinan sebelumnya akan menang.
Source: Republika October 28, 2016 03:39 UTC