TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah stasiun televisi pada Kamis, 5 November 2020 menghentikan peliputan kemunculan Presiden Donald Trump dihadapan publik untuk pertama kali sejak malam pemilu pada 3 November 2020 lalu. Dalam pemilu AS 2020, Partai Demokrat mengusung Joe Biden, yang merupakan mantan Wakil Presiden AS pada era Presiden Barack Obama. menjawab tudingan Trump itu, Biden melalui Twitter mengatakan tak ada seorang pun yang akan merebut demokrasi dari pihaknya, tidak sekarang, tidak pula selamanya. “Amerika sudah berjalan terlalu jauh, bertarung terlalu banyak di medan pertempuran dan menanggung beban terlalu banyak untuk membiarkan ini semua terjadi,” kata Biden. Namun pemberitaan itu dilengkapi keterangan ‘tanpa bukti, Trump mengaku sedang dicurangi’.
Source: Koran Tempo November 06, 2020 10:52 UTC