REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota Bogor terus mematangkan data warga yang akan menerima bantuan sosial terkait pandemi virus corona COVID-19. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, telah menugaskan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk camat dan lurah, untuk memverifikasi data yang dihimpun dari tingkat RT dan RW agar valid dan tidak tumpang-tindih. Dedie menegaskan, pendataan yang dilakukan oleh OPD terkait dan diverifikasi agar datanya benar-benar valid sehingga tidak ada seseorang yang menerima bantuan berkali-kali. "Prinsipnya bantuan yang bersumber dari keuangan negara, tidak boleh diterima berkali-kali pada program berbeda, untuk azas keadilan," kata Dedie, Ahad (12/4). Prinsipnya, tidak boleh seseorang menerima bantuan berkali-kali dari sumber keuangan negara yang sama,” kata dia.
Source: Republika April 12, 2020 06:00 UTC