Pemukiman Bergeser dan Terbelah, 200 Warga Mengungsi - News Summed Up

Pemukiman Bergeser dan Terbelah, 200 Warga Mengungsi


Hal ini akibat adanya pergeseran tanah yang menyebabkan ambruknya rumah mereka. Suhendar menyebutkan, pergeseran tanah tersebut kurang lebih memanjang sekitar 200 meter dari bantaran sungai Citarum. Justru tanah itu bergeser seperti amblas ke bawah. Sementara itu, warga setempat Apandi menyatakan, kejadian pergeseran tanah di tempat tinggalnya sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Selanjutnya berkoordinasi dengan akademisi untuk melakukan penelitian pergeseran tanah disebabkan oleh apa, dan selanjutnya kita akan minimalisir pergerakan tanah melalui kerjasama dengan dinas pekerjaan umum," pungkasnya.


Source: Jawa Pos February 12, 2017 03:22 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */