Bukan karena prestasinya, laman itu eksis justru karena kontroversinya karena menawarkan lelang perawan kepada laki-laki berduit yang menginginkan nikah siri. Dia lantas berpikir keras, bagaimana bisa membantu orang-orang yang berada di garis kemiskinan untuk mendapat hidup lebih baik. Yakni, anak perempuan mereka sebagai pemasukan untuk keluarga melalui sebuah lelang (yang katanya) halal. Sebenernya lelang perawan juga. Yaitu, budaya lelang perawan yang istilahnya itu buka kelambu," pungkasnya.
Source: Jawa Pos September 23, 2017 12:56 UTC