Kontributor Aljazirah mengatakan surat ini belum berarti apa-apa karena saat ini Gulen tinggal di Pennsylvania, Amerika Serikat. REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki resmi mengeluarkan surat perintah penahanan ulama Fethullah Gulen, Jumat (5/8). Amerika Serikat meminta bukti keterlibatan Gulen dalam upaya kudeta. Baca juga, Ini Bukti-Bukti Keterlibatan Gulen dalam Kudeta Versi Otoritas Turki. "Sehingga perintah ini adalah contoh lain dari tindakan Presiden Erdogan dalam otoritarianismenya," kata Gulen dalam pernyataan.
Source: Republika August 05, 2016 12:00 UTC