Publik perlu membaca posisi dan sikap negara Saudi dalam konstalasi konflik Timur Tengah, termasuk konflik di Yaman antara hubungan Saudi dengan negara Muslim, serta hubungan Saudi dengan negara Barat dalam percaturan konflik. "Pilihan aksi di di halaman parkir Masjid Nabawi adalah pilihan aksi luar biasa dengan target politik yang serius, dan menurut saya ini bukan asal aksi," kata pengamat terorisme dari The Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya, baru-baru ini. Harits menilai aksi di Madinah justru hanya akan membuat sikap pemerintah Saudi lebih diktator menyumbat semua energi warganya yang sebagian mengalir ke ISIS. Di sisi lain di Saudi ada Haramain (dua tanah suci) yangg ekstra penting bagi umat Islam. "Dukungan masyarakat yang diharapkan IS-ISIS akan rapuh dan tereduksi jika betul mereka yang melakukannya.
Source: Republika July 07, 2016 06:56 UTC