REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur riset Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai pemberian gaji ke-13 bagi Aparatur Negeri Sipil (ASN), TNI, dan Polri pada Agustus 2020 belum efektif dalam mendukung konsumsi masyarakat. “Gaji ke-13 tidak akan secara signifikan mendorong konsumsi karena di tengah wabah sekarang ini perlambatan konsumsi tidak terelakkan. “Tidak mungkin di kasih gaji ke-13 lalu makannya jadi 10 sampai 15 kali sehari. Walaupun diberikan gaji ke-13 tetap saja dia akan menunda dulu,” katanya. “Walaupun ada gaji ke-13 tidak akan otomatis digunakan konsumsi beli baju.
Source: Republika July 30, 2020 20:15 UTC