REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik dari Visi Nusantara, Yusfitriadi, menilai Presiden Joko Widodo sebaiknya ikut menyoroti laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebutkan adanya transaksi mencurigakan dari luar negeri ke rekening bendahara partai politik. Yusfitriadi mengatakan sudah beberapa kali PPATK melaporkan transaksi mencurigakan yang melibatkan partai politik pada momen Pemilu 2024 ini. Padahal kata dia masuknya transaksi mencurigakan dari luar negeri ke partai untuk kepentingan Pemilu sangat berbahaya bagi negara. Masuknya dana asing ke partai pada momen Pemilu juga dapat dinilai sebagai upaya intervensi dalam mengamankan berbagai misi asing tersebut. Jika ini yang terjadi maka jelas-jelas merupakan perilaku koruptif yang akan merugikan bangsa dan negara," kata Yusfitriadi menambahkan.
Source: Republika January 14, 2024 05:33 UTC