REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Militer Muradi mengatakan, dirinya merasa tak masalah dengan senjata yang dipesan oleh kepolisian untuk Brimob. Pasukan Brimob, kata dia, memang memiliki kualifikasi untuk menggunakan senjata itu. "Jadi dimungkinkan itu digunakan karena kualifikasinya Brimob itu kualifikasi militer untuk skill dan keterampilan ya. Ia pun mempertanyakan urgensi dari penahanan senjata itu karena sebetulnya Kemhan bisa langsung mengecek ke gudang senjata polisi apabila ada yang aneh-aneh. Orang Kemhan bisa kemudian langsung mengecek ke gudang senjata polisi kok kalau ada yang aneh-aneh dengan senjata yang dibeli dengan standar yang tadi," kata dia.
Source: Republika October 12, 2017 01:52 UTC