Namun begitu, menurutnya, pasangan Cagub-Cawagub nomor urut satu, Agus-Sylvi terkesan masih harus menyontek pada catatan kecil yang dibawanya. Selain itu, menurutnya, Cawagub Sylviana Murni juga tidak diberi porsi yang sama untuk menyampaikan pandangannya, dibandi cawagub lainnya. "Itu soal, apapun yang dikatakan Mpok Sylvi (saat debat kandidat) seolah terbantahkan oleh petahana (Ahok-Djarot)," ucap Lely. Seperti diketahui, KPU DKI Jakarta menggelar debat kandidat pertama antara cagub-cawagub yang akan berkontestasi di Pilkada DKI Jakarta 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1) malam. Pada debat kandidat tersebut, Sylviana murni baru diberi kesempatan mengemukakan pandangannya di akhir sesi ketiga.
Source: Republika January 17, 2017 07:03 UTC