REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG--Pengunjuk rasa Hong Kong kembali turun ke jalan untuk memprotes perilaku polisi selama demonstrasi pro-demokrasi yang berlangsung sejak bulan Juni. Polisi Hong Kong memang mendapat kritikan atas taktik keras mereka saat menghadapi pengunjuk rasa. "Tidak ada anjing polisi yang meninggal duni atau sakit karena menghadapi pengunjuk rasa sejak bulan Juni," kata polisi Hong Kong dalam unggahan mereka. Pengunjuk rasa Hong Kong sudah menggelar aksinya selama empat bulan. Gejolak Hong Kong bermula pada perlawanan warga atas rancangan undang-undang ekstradiksi.
Source: Republika October 27, 2019 06:56 UTC