JawaPos.com – Putra Siregar akhirnya angkat bicara terkait PS Store, usaha di bidang smartphone miliknya, yang saat ini sedang tersandung masalah hukum terkait kasus kepabeanan. Toko handphone miliknya kala itu masih sangat kecil. Kebetulan banyak yang jualan HP (ke saya) karena dari dulu semua saya rangkul,” kata Putra Siregar saat ditemui di bilangan Condet, Jakarta Timur, Jumat (31/7). Bukan hanya soal kasus kepabeanan PS Store, Putra Siregar kala itu juga sempat dituding melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Untuk masalah kepabeanan, Putra Siregar sejatinya sudah menyerahkan dana sekitar Rp 500 juta kepada pihak bea cukai.
Source: Jawa Pos July 31, 2020 11:14 UTC