REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Machasin mengakui sepinya Lembaga Percetakan Alquran saat ini. Dia menjelaskan, memang tidak kegiatan yang bisa diliput di lembaga tersebut meski lembaga itu kepunyaan negara. (Baca: Sepinya Percetakan Alquran Kemenag di Ciawi). Terkait isu rencana penutupan Lembaga Percetakan Alqur'an, Machasin menekankan aktivitas tetap berjalan normal. Bahkan, ia menegaskan saat ini baru diselenggarakan tender untuk kertas dari Alqur'an, yang akan digunakan dalam kegiatan cetak yang akan datang.
Source: Republika August 15, 2016 09:33 UTC