CIANJUR, KOMPAS.com – Tingginya intensitas hujan awal tahun ini memicu pergerakan tanah di dua tempat di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pergerakan tanah yang pertama terjadi di Kampung Cibadak, RT 002/008, Desa Sukamahi, Kecamatan Haurwangi, Sabtu (4/1/2020) pukul 10.00 WIB. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Mokh Irfan Sofyan mengatakan, tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa tersebut. Baca juga: Fakta Pergerakan Tanah di Cianjur, Retakan Terus Bertambah dengan Kedalaman Capai 2,5 MeterNamun, satu rumah warga rusak berat dan hektaran sawah dipastikan gagal tanam. “Selain itu, ratusan warga Kampung Cibadak harus diungsikan karena retakan tanah mengancam perkampungan mereka,” kata Irfan kepada Kompas.com, Jumat (10/1/2020).
Source: Kompas January 10, 2020 02:26 UTC