Adanya temuan tersebut, tentunya surveilans atau pengawasan serta pelacakan kontak erat harus dilakukan secara masif dan memerlukan laboratorium untuk memeriksa sampel pasien. Saat ini Indonesia baru memiliki dua laboratorium untuk memeriksa sampel pasien. Pertama, yakni di laboratorium rujukan nasional BKPK Kemenkes, dan laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB). “Saat ini sedang dalam proses penambahan 10 laboratorium yang ditingkatkan untuk melakukan pemeriksaan PCR tersebut. “Pemeriksaan ini berbeda dengan pemeriksaan PCR Covid-19.
Source: Jawa Pos August 22, 2022 02:47 UTC