JawaPos.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengetatkan akses masuk warga ke wilayahnya pada periode arus balik libur Hari Raya Idul Fitri 2021. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, setipa datangnya libur panjang kerap menyebabkan lonjakan kasus baru. Pada libur Hari Raya Idul Fitri meskipun telah ada larangan mudik, namun warga banyak yang nekat melakukan mudik. “Akan dilakukan 2 langkah pengetatan, pemantauan pergerakan penduduk yang masuk Jakarta,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (14/5). “Jadi ini dua lapis untuk screening, satu sebelum masuk (Jakarta), yang kedua ketika sudah sampai di tempat tinggal,” pungkas Anies.
Source: Jawa Pos May 14, 2021 03:56 UTC