Perlukah Penguatan Insentif Kendaraan Listrik di Tengah Konflik Timur Tengah? Ini Kata Pakar - News Summed Up

Perlukah Penguatan Insentif Kendaraan Listrik di Tengah Konflik Timur Tengah? Ini Kata Pakar


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah dinilai perlu kembali memperkuat insentif kendaraan listrik untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar minyak, terutama di tengah ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkuat insentif pembelian kendaraan listrik,” kata Kepala Ekonom Bank Permata, Joshua Pasaribu, dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (29/3/2026). “Kebijakan tersebut dinilai efektif dalam mendorong pembentukan pasar kendaraan listrik sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem industri,” katanya. Joshua menilai, insentif memiliki peran besar dalam mempercepat peralihan kendaraan berbasis BBM ke kendaraan listrik, terutama pada tahap awal ketika harga kendaraan masih menjadi hambatan utama bagi konsumen. “Di tengah pasar otomotif nasional yang terkontraksi sekitar 10 persen, penjualan kendaraan listrik sepanjang 2025 justru meningkat.


Source: Republika March 29, 2026 18:20 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */