Selain itu, Dwi Cahyono juga terkena pukulan dari oknum tak dikenal saat menuju ruang ganti. Dia mengalami robek pelipis kiri akibat terkena pukulan oknum panitia pelaksana (panpel) pertandingan. Pertama soal tingkah laku buruk pemain PSIM, kedua suporter PSIM. Atas kejadian tersebut, manajemen PSIM merasa bersalah. ’’Mereka (manajemen PSIM, Red) juga siap menanggung pengobatan saya selama di rumah sakit,’’ jelasnya.
Source: Jawa Pos October 23, 2019 00:56 UTC