Semburan radio cepat terdeteksi 13 tahun lalu di luar galaksi bima sakti. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sudah hampir 13 tahun ketika para astronom mengetahui fenomena antarbintang yang disebut semburan radio cepat atau FRBs. Semburan itu, adalah emisi gelombang radio yang terang dan menghasilkan lebih dari 100 juta kali kekuatan matahari dalam rentang beberapa milidetik. Namun demikian, berdasarkan informasi dari MIT News, April lalu, para astronom berkesempatan menyaksikan FRB di Bima Sakti. Salah satu hipotesis yang kini terbentuk adalah, elektron di dekat bintang mungkin berinteraksi dengan medan magnet magnetar secara massal.
Source: Republika November 05, 2020 05:03 UTC