Karena keterbatasan waktu, tes biometrik untuk memastikan keaslian paspor dan kecocokan datanya dengan Aisyah menjadi prioritas utama. Secara fisik, kata Andreano, Aisyah yang mereka temui identik dengan Aisyah yang ada di paspor. Data yang direkam langsung dikirim ke Jakarta untuk diverifikasi dan dicocokkan dengan data yang dimiliki imigrasi. "Hasilnya, dari data paspor lama, paspor sekarang, dan data yang diambil tadi (kemarin, Red), ditemukan kemiripan yang sangat tinggi. Keluarga memang punya hak untuk bertemu dengan Aisyah.
Source: Jawa Pos February 26, 2017 06:45 UTC