“Kita harus hormati pilihan mayoritas masyarakat pemilih DKI,” katanya dalam pesan tertulis kepada wartawan, Kamis, 20 April 2017. Anies, yang didukung koalisi Partai Gerindra, PKS, dan PAN, berhasil merebut basis wilayah yang dimenangkan Basuki pada putaran pertama, seperti di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Indikator Politik Indonesia menyebutkan pasangan Anies-Sandi memperoleh 57,89 persen suara, sementara Basuki-Djarot 42,11 persen suara. “Berdasarkan hasil quick count ini, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno diprediksi menjadi pemenang pilkada DKI Jakarta putaran kedua,” katanyaBaca: Ahok-Djarot Kalah Pilkada DKI, Ini Analisis Pakar StatistikHitung cepat Populi Center terhadap pilkada DKI putaran kedua juga menyebutkan keunggulan Anies-Sandi. Mereka berhasil unggul dengan perolehan 58,07 persen dibandingkan dengan Basuki-Djarot dengan 41,93 persen suara.
Source: Koran Tempo April 19, 2017 23:48 UTC