Dari 474 sampel virus corona hasil WGS yang dikirimkan Indonesia kepada platform data virus influenza internasional (GISAID) sampai 4 Maret 2021, 51 sampel diantaranya disumbang oleh pokjanya. "Dari 474 sampel itu juga yang kemudian ditemukan dua sampel di Karawang yang mengandung varian Inggris (B117)," kata dia. Gunadi mengatakan berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 51 sampel pasien COVID-19 di DIY dan Jateng bagian selatan pada Februari 2021, sebagian besar masih didominasi oleh varian D614G. Beberapa varian hasil mutasi SARS CoV-2 yang sejauh ini sudah ada di antaranya varian Afrika Selatan, varian Brazil, smapai varian Rusia. Di sisi lain Kemenkes RI telah melakukan pelacakan kontak erat dari dua pasien Covid-19 yang sampel usapnya mengandung B117.
Source: Republika March 06, 2021 00:11 UTC