Namun, para pelaku tersebut ternyata tidak cukup pandai bergaul dalam kehidupan nyata, berbanding terbalik dengan perilaku mereka di dunia maya. "Mereka secara psikologis harus didalami, tak segarang perbuatannya di internet. Kebanyakan pelaku, menurut Fadil memiliki kesulitan dalam mendapatkan ruang interaksi di dunia nyata. Namun, ketika bertingkah di dunia maya, para pelaku bertingkah lebih aktif daripada mereka di dunia nyata. "Mereka garang di Internet," ujar dia.
Source: Republika October 17, 2017 23:03 UTC