JawaPos.com - Kekhawatiran aparat kepolisian terhadap demo 4 November besok, bukan karena kehadiran massa yang bakal bertindak anarkistis terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Melainkan lebih mewaspadai menyusupnya pendukung kelompok militan Islamic State in Iraq dan Syiria (ISIS) dalam ribuan massa. Seperti dilansir Straits Times, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang berbicara pada Forum Perdamaian Dunia pada Rabu (2/11), polisi memperoleh informasi akan ada simpatisan ISIS dari pendukung lokal kelompok islam garis keras akan ikut dalam aksi unjuk rasa. Ketika ditanya dari mana pendukung ini berasal, menurut Tito menjawab simpatisan itu berasal dari Jemaah Ansharut Tauhid (JAT) atau kelompok militan Jemaah Ansharut Daulah. JAT merupakan bagian dari jaringan teror Jemaah Islamiah tetapi kedua organisasi itu berhubungan dengan ideologi radikal Aman Abdurrahman, pada teror di Jakarta 14 Januari lalu.
Source: Jawa Pos November 03, 2016 05:27 UTC