Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi -5,32 persen pada kuartal II 2020 juga tidak luput dari ancaman resesi. Jadi, tahun ini tumbuh negatif cukup besar,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam virtual conference di Jakarta kemarin (19/8). Pemerintah memberikan bantalan dan beberapa bantuan sosial yang menjadi fokus pemerintah. ”Dengan ini kita berharap kita tumbuh tidak negatif terlalu dalam dan yang paling utama memberikan bantalan kepada masyarakat rentan,’’ jelas dia. Proyeksi itu didasarkan pada aktivitas konsumsi rumah tangga yang tertekan dan diproyeksi tumbuh -1,3 hingga 0 persen.
Source: Jawa Pos August 20, 2020 06:33 UTC