Presiden Sudan Omar Hassan Al Bashir menyampaikan pidato di dalam Parlemen di Khartoum, Sudan 1 April 2019. [REUTERS / Mohamed Nureldin Abdallah]TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Sudan Omar Hassan Al Bashir akhirnya dilengserkan militer setelah protes berkepanjangan yang dipicu krisis ekonomi. Para demonstran Sudan meneriakkan slogan-slogan menuntut Presiden Sudan Omar Al Bashir untuk mundur, di luar kementerian pertahanan di Khartoum pada 9 April 2019 [Reuters]"Mereka mengatakan ingin tentara mengambil alih kekuasaan. Menurut laporan CNN, Omar Al Bashir telah mundur dan berada di bawah tahanan rumah. Selain Omar Hassan Al Bashir, Perdana Menteri Sudan Mohamed Taher Ayala dan kepala Partai Kongres Nasional yang berkuasa, Ahmed Haroun, adalah di antara lusinan pejabat yang ditangkap di Sudan pada hari Kamis.
Source: Koran Tempo April 11, 2019 12:22 UTC