Presiden Tsai Ing-wen menggambarkan situasi di Selat Taiwan sebagai cukup tegang. REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI -- Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, menyatakan negara itu ingin melakukan dialog serius dengan China atas dasar kesetaraan, Sabtu (10/10). Berbicara pada perayaan Hari Nasional, Tsai menggambarkan situasi di Selat Taiwan sebagai cukup tegang. Tsai menyatakan, jika Beijing dapat mendengarkan suara Taiwan dan bersama-sama memfasilitasi rekonsiliasi dan dialog damai, ketegangan regional pasti dapat diselesaikan. Zhu menyatakan, Kemerdekaan Taiwan merupakan jalan buntu, sementara konfrontasi tidak akan mengarah kemana pun.
Source: Republika October 11, 2020 01:52 UTC