TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Republik Timor-Leste, Francisco Guterres Lu Olo meminta masyarakat untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap suspek Corona yang menjalankan karantina di beberapa tempat di Dili. Kita juga jangan mendiskriminasi orang-orang kita yang baru balik dari negara-negara yang kena virus ini”," kata Presiden Lu Olo. Pada tanggal 14 Maret lalu, Pelaksana Menteri Kesehatan mengumumkan bahwa sudah ada satu kasus positiv virus Corona di Dili. Beberapa aktivitas sudah ditutup karena panik dengan informasi virus Corona. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan virus Corona.
Source: Koran Tempo March 28, 2020 02:26 UTC