REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir, mendorong para peneliti untuk meningkatkan publikasi ilmiah. Hal itu dilakukan, sebagai upaya untuk menambah jumlah profesor riset di Indonesia yang masih sangat minim. "Sangat kurang (jumlah professor riset), makanya kami wajibkan publikasi untuk meningkatkan jumlah professor riset sekarang,"ujar Nasir usia menghadiri World Class Professor di Hotel Kartika Candra, Jalan Gatot Soebrotopada Kamis (16/11). Nasir mengatakan, dengan meningkatnya publikasi ilmiah, maka proses untuk menjadi Profesor riset itu akan menjadi lebih mudah. Jumlah profesor riset yang masih aktif Indonesia hanya berjumlah sekitar 218, atau hanya 2,27 persen dari 9.685 jumlah peneliti nasional.
Source: Republika November 16, 2017 08:26 UTC