JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menilai publikasi pertemuan Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ibtisyaroh dengan Presiden Israel Reuven Rivlin cenderung provokatif. "Publikasi oleh Kementerian Luar Negeri Israel itu berpotensi mengadudomba masyarakat," kata Bambang melalui keterangan tertulis, Minggu (22/ 1/2017). Mungkin saja publikasi itu bertujuan mempermalukan masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai pendukung Palestina dan anti Israel," tuturnya. (Baca: MUI Akui Ada Anggotanya yang Bertemu Presiden Israel)Oleh karena itu, publik diminta untuk berpikir jernih dalam menyikapi publikasi yang dianggap provokatif itu. Kearifan para tokoh masyarakat dan pemuka agama, kata dia, sangat penting dalam merespons informasi agar tidak terjadi gesekan-gesekan yang tidak perlu.
Source: Kompas January 23, 2017 00:22 UTC