Hal ini memicu amarah dari fans yang memadati Stadion Olympia, Minggu (20/11/2016). Kekalahan 1-2 ini memastikan Helsingborg terdegradasi dari Divisi Utama Swedia, Allsvenskan, ke Superettan. Fans yang berharap Helsingborg dapat memenangkan pertandingan menjadi marah. Bahkan, beberapa suporter berlarian ke arah striker Jordan Larsson, yang notabene adalah anak dari pelatih Helsingborg sekaligus eks penyerang FC Barcelona, Henrik Larsson. Pemuda 19 tahun itu seakan dianggap gagal memenuhi ekspektasi fans yang berharap besar kepadanya.
Source: Kompas November 21, 2016 04:03 UTC