Dalam buku /Misteri Bulan Ramadhan karya Yusuf Burhanudin, seorang pakar bahasa Ibnu Mandzur (630-711 H) menjelaskan bahwa asal kata ramadhan adalah al-ramadh yang berarti panas batu akibat sengatan matahari. Menurut buku Ensiklopedi Islam, orang-orang Arab memberikan nama ramadhan bagi bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah lantaran pada masa tersebut padang pasir sangat panas karena sinar matahari. Penamaan ini merupakan tradisi bangsa Arab yang senang memerhatikan fenomena alam untuk menandakan suatu wilayah atau keadaan. Dalam sebuah hadisnya, Rasulullah SAW bersabda, Dinamakan bulan Ramadhan karena ia cenderung membakar dosa-dosa. Itu sesuai dengan hadis yang menyebutkan sabda Nabi Muhammad SAW, Sesungguhnya setiap bangsa pasti mempunyai hari raya, dan Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri merupakan hari raya kita.
Source: Republika May 29, 2017 04:52 UTC