Dua desa yang dihuni sekitar 1000 jiwa itu telah mengungsi ke Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata menyusul terjadinya gempa bumi yang menghancurkan puluhan rumah warga setempat serta putusnya askes transportasi menuju dua desa, Selasa (10/10) lalu. "Keputusan merelokasi warga dua desa itu dilakukan dalam rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday. Dua desa itu sangat rentan terhadap bencana tanah longsor karena berada tepat dilereng Gunung Ileape dengan kemiringan 60 derajat," kata Burin. Rencana melakukan relokasi warga itu, menurut dia, telah disampaikan kepada warga dua desa yang juga mendukung dilakukan relokasi ketempat yang aman. "Para pengungsi dari dua desa itu masih bertahan di Lewoleba.
Source: Republika October 17, 2017 15:11 UTC