Remaja Bertelur Dianggap Tidak Ilmiah, Polisi Hentikan Penyelidikan - News Summed Up

Remaja Bertelur Dianggap Tidak Ilmiah, Polisi Hentikan Penyelidikan


GOWA, KOMPAS.com - Setelah melakukan penyelidikan selama tiga pekan, petugas Polres Gowa, Sulawesi Selatan, menghentikan penyelidikan terhadap Akmal (14), remaja bertelur yang sempat menggemparkan dunia medis. Penyelidikan ini dihentikan polisi lantaran fenomena ini berbenturan dengan disiplin ilmu. "Dari hasil penyelidikan oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Gowa menyimpulkan bahwa fenomena manusia bertelur tidak benar dan tidak sesuai dengan disiplin ilmu. Baca juga : Bikin Heboh, Remaja Bertelur Itu Mengaku Kembali Mengeluarkan Sebutir TelurDalam penyelidikan ini, polisi memeriksa tujuh orang saksi, termasuk dokter yang pernah menangani Akmal. Dari penyelidikan tersebut, polisi berkesimpulan bahwa fenomena manusia bertelur itu tidak benar dan prosesnya harus dihentikan lantaran Akmal mengalami gangguan kejiwaan.


Source: Kompas March 03, 2018 16:52 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */